Membicarakan puisi dan berbagai hal yang terkait dengannya, haruskah pertanyaan ini dijawab pertama kali: apakah puisi itu? Pada dasarnya, tanpa batasan pun, garis perbedaan antara bentuk pengucapan bahasa yang dapat dikatagorikan sebagai puisi dan yang bukan puisi, betapapun samarnya, tetap dapat dibuat. Akan tetapi, bisa saja pembicaraan terhadapnya menjadi begitu terbatas, atau sebaliknya, t…
Semua orang melihat Farrel yang keren dan sukses bersama Gaby yang cantik sebagai pasangan sempurna. Padahal di balik itu, Farrel mungkin cowok paling egois yang pernah ada di muka bumi. Dia selalu mengeluh setiap kali menemani Gaby melakukan urusan cewek. Ke salon. Shopping. Nonton film drama. Farrel benar-benar tidak peduli pada dunia Gaby.
Betapa takdir mampu menjungkirbalikkan kehidupan seseorang dalam seketika, dan itulah yang dialami Andini, gadis sederhana dari Curug, Sukabumi. Pada suatu hari tiba-tiba saja bahunya ditepuk seseorang dari belakang. Saat berbalik, Andini merasa bagaikan bercermin. Di hadapannya berdiri gadis yang sangat mirip dengannya. Mereka bagaikan kembar. Hanya saja, gadis itu gadis kota. Dandanannya sang…
Setelah Diana pulas, keharuan Ridho meledak. Mata pemuda itu berkaca-kaca. Ia menyadari dirinya sedang ada di dalam kereta, duduk disamping putri bungsu Kyainya. Ia baru saja meninggalkan pesantren. Ia dalam perjalanan pulang. Inilah hidup, tidak ada yang tetap selamanya. Ia tidak mungkin terus tinggal dipesantren jadi santri sepanjang hayatnya. Matahari terus berputar pada garis edarnya. Bumi …
Joya dan Andien cewek kembar yang beda banget. Joya sang kakak, agak tomboi, anak debat, dan aktif di OSIS. Sementara Andien tuh cewek banget, modis, ikutan cheers, dan termasuk cewek populer di sekolah Mereka jarang banget akur, apalagi main bareng di sekolah. Sahabat Joya, Ivan, dulu pernah pacaran sama Andien. Tapi mereka sekarang udah putus dan Andien punya cowok baru namanya Harold. Kayakn…
Nadja Sinka Suwita seorang perempuan mungil yang smart, fun, danoptimis dalam melihat segala sesuatu. Apalagi ketika Obi, sahabat Nadja, memperkenalkannya dengan Budiarsyah Nasution, cowok "penting" yang membuat Nadja semakin optimis.
Buku ini layak menjadi bacaan para pegiat pemikiran Islam, pewarta agama, aktivis gerakan sosial, dosen, mahasiswa, dan kalangan umum yang memiliki minat pada masalah-masalah keislaman.